Tipis menepis raut pantai berkarang
Semakin curam ombak berloncatan dengan pusaran
Dititik pantai tercentang kemilau mutiaracahaya menggaramkristal
Puncak layar layu tergerus tangan tangan samudra
Kaya suasana senja di titik pantai
Terlena…….
Ternyata kaki belum beranjak dari titik
Karang mengangkang menatap langit pantai
Semakin girang berlarian menyelimuti titik
Anginpun tak henti bersabar mencumbu ganggang sempit rambut yang lusuh
Buih berlari bersandar bertabrakan di titik kaki pantai
Titik terkubur dalam lembur surya mulai kabur
Terpaku…….
Ternyata kaki belum beranjak dari titik
Mutiaracahaya larut dalam surut
Layar tersandar damai lunglai, lelah berkelana
Bayu merayu bukit tempat Pulang rasa kenyang berombongan
Titik resah basah oleh buih enggan kembali
Terhanyut hening menunggu esok bercengkerama mengejar camar
Terlena dan terpaku
Ternyata kaki belum beranjak dari titik
Kampus, 26 Mei 2010:Kak Sai